Hadits Nabi, Negeri Samudra dan PalembangDarussalam

Kamis, 27 Juni 2013

Hadits Nabi, Negeri Samudra dan PalembangDarussalam

Di dalam Sejarah Melayu dan Hikayat Raja-Raja Pasai, terdapat sebuah hadits yang menyebutkan Rasulullah menyuruh para sahabat untuk berdakwah di suatu tempat bernama Samudra, yang akan terjadi tidak lama lagi di kemudian hari.

Pada zaman Nabi Muhammad Rasul Allah sallallahu alaihi wassalama tatkala lagi hajat hadhrat yang maha mulia itu, maka sabda ia pada sahabat baginda di Mekkah, demikian sabda baginda Nabi: Bahwa sepeninggalku ada sebuah negeri di atas angin samudera namanya. Apabila ada didengar khabar negeri itu maka kami suruh engkau (menyediakan) sebuah kapal membawa perkakas dan kamu bawa orang dalam negeri (itu) masuk Islam serta mengucapkan dua kalimah syahadat. Syahdan, (lagi) akan dijadikan Allah Subhanahu wa taala dalam negeri itu terbanyak daripada segala Wali Allah jadi dalam negeri itu.
Kaum sejarawan Melayu memperkirakan negeri samudra yang dimaksud adalahKerajaan Samudra Pasai (Sumber :Nama Sumatra Telah Dikenal Sejak Zaman Rasulullah,Kedatangan Islam dan Penyebarannya di Indonesia), namun pendapat ini bukan tidak ada kelemahan, hal ini dikarenakanKerajaan Samudra Pasai baru muncul600 tahun setelah wafatnya Rasulullah.
Muncul dugaan negeri yang dimaksud adalah sebuahnegeri maritim yang dikelilingi samudra,yang mencapai masa ke-emasan sekitar 50 tahun setelah wafatnya beliau, yang dikenal dengan nama Sriwijaya.

Sriwijaya dan Dakwah Islam
Terlepas apakah memiliki hubungan dengan keberadaan Hadis Rasulullah maupun tidak, Nusantara (yang merupakan daerah dikelilingiSamudra), telah dijadikanlahan dakwah, di masa ketikaRasulullah masih hidup.
Hal ini bisa dibuktikan dengan ditemukannya nisan Syeikh Rukunuddin diBarus (Fansur), yang diperkirakan merupakan salah seorangsahabat Rasulullah.
Dan ketikanegeri maritim, (Sriwijaya) muncul,dakwah Islamiyah semakin di-intensifkan lagi.Salah satubukti tertulis, adalah ditemukannya surat, yang berisikankorespodensi antaraRaja Sriwijaya denganKhalifah Umar bin Abdul Aziz, pada sekitar tahun100H (Sumber :Sriwijaya Pintu Masuk Islam ke Nusantara).

Palembang, Kota Darussalam

Sekitar tahun 1993, Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwapusat Sriwijaya berada diSungai Musi antaraBukit Seguntang danSabokingking(terletak diKota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan).
Di dalam sejarahnya,Palembang banyak melahirkanUlama danPara Wali ALLAH. Telah sama kita pahami, saat berdiri Kerajaan Demak (Kerajaan Islam pertama di tanah Jawa), yang menjadi sultan pertama adalahputera kelahiran Palembang, yang bernamaRaden Fatah (Sumber :Palembang dari nama Cina, menjadi negeri Darussalam).
Selain itu Palembang merupakan daerah yang untukpertama kalinya diterapkan undang-undang tertulis yang berlandaskansyariat Islam bagi masyarakatNusantara. Hal tersebut sebagaimana tercantum di dalam kitabSimbur Cahaya, yang disusun olehRatu Sinuhun (Sumber :Ratu Sinuhun, Feminis Nusantara dari abad ke-17M).
Di sekitarPalembang, pada sekitar tahun1650 M (1072 H), di peloporiSyech Nurqodim al Baharudin (Puyang Awak), pernah berkumpul sekitar50 alim ulama dari berbagai daerah, seperti dariKerajaan Mataram Islam, Pagaruyung, Malaka dan lain sebagainya, yang menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya memunculkanperluasan dakwah Islam di Nusantara (Sumber :Mengapa Nederland disebut Belanda).
Dan di daerah ini juga melahirkan seorang ulama terkemukaSyech Abdul Shomad Al Palimbani (1704-1789), yang merupakanUlama Melayu yang paling menonjol diabad ke-18M.
Melalui karyanya fi Fadhail Al-Jihad, telah menjadi sumber utama berbagai karya tentangjihad dalam Perang Aceh, selain itu beliau juga diketahui menulis beberapa surat, kepadaPara Penguasa di Nusantara, untuk melakukanperang suci terhadapkaum kolonial. (Sumber :Abdus Samad al-Palimbani).
Dandaftar nama akan semakin panjang, apabilaPara Ulama danWali ALLAH yang berasal dari wilayah lain (di luarPalembang Darussalam) di-ikut sertakan, seperti :Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaka dan lain sebagai-nya(yang dahulunya juga termasuk di dalamKedatuan Sriwijaya).
Mungkinkah Negeri Samudra, yang dimaksudRasulullah adalahSriwijaya, yang berpusat di sekitar Sungai Musi ?
WaLlahu alamu bishshawab
Catatan :
1. Ahli Sejarah, biasanya meng-informasikan
-Rasulullah wafat, sekitartahun 632 M
-Sriwijaya berdiri, sekitar tahun 500 M s.d 670 M,
- Samudra Pasai berdiri, sekitar tahun1267 M
Sriwijaya yang usianya 600 tahun lebih tua daripadaSamudra Pasai, logisnya tentu lebih dahulu memeluk Islam
Untuk sama dipahami, di wilayahAceh sebelumKerajaan Samudra Pasai, kita mengenal keberadaan Kerajaan Jeumpa, dandipesisir Barat pulau Sumatera, kita mengenalKota Pelabuhan Barus
Kemungkinan wilayahJeumpa, Barus danSriwijaya merupakannegeri-negeri awal masuknya Islam di Nusantara (silahkan kunjungi :Misteri Pemeluk Islam Pertama diNusantara)
Akan tetapi, dari ketiga negeri ini, yang dikenal memilikiwilayah yang cukup luas dan disebut sebagaiNagara Maritim (Samudra) terbesar adalahKerajaan Sriwijaya
2.Kemaharajaan Sriwijaya telah adasejak 671 M sesuai dengancatatan I Tsing,sementara dariPrasasti Kedukan Bukit padatahun 682 M diketahui imperium ini di bawah kepemimpinanDapunta Hyang Jayanasa.
Diperkirakan pada sekitar tahun 500 M, akar cikal bakal Kerajaan Sriwijaya sudah mulai berkembang di sekitar wilayahBukit Siguntang.
Dan masake-emasan Sriwijaya, sebagainegara maritim terbesar diAsia Tenggara, terjadi padaabad ke-9 M.Pada masa itu,Sriwijaya telah menguasaidi hampir seluruhkerajaan-kerajaan Asia Tenggara, antara lain:Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaya, Thailand, Kamboja, Vietnam danFilipina.
Sriwijaya juga men-dominasi Selat Malaka danSelat Sunda,yang menjadikan-nya sebagaipengendali rute perdagangan rempah danperdagangan lokal.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Blogroll

About

Blogger news