TEKS NASKAH PARARATON

Jumat, 28 Februari 2014



Pararaton, sebutan lainya Kitab Para Raja, Kitab Para Ratu atau juga Kitab Para Datu, puisi sejarah tentang asal-usul kerajaan Singhasari, pendahulu Majapahit, kemudian Majapahit sendiri. Pararaton dibuat pada tahun saka "Keinginginan Sifat Angin Orang" atau: 1535 atau 1613 M, 11 tahun ketika Belanda menginjakan kaki di tanah Jawa, yang konon katanya di tulis dalam bahasa Kawi -Jawa Kuno, identitas pengarang tidak diketahui, anonym, tapi ada yang menyebutkan pula bahwa tanggal entri terakhir 1481. Fokus dari isinya adalah tentang sejarah awal mitologis Ken Angrok alias Ken Arok, dikiahkan detail sebelum ia naik takhta, dengan masa hidup menurut Pararaton antara 1182-1247 M, kematian yang selisih 20 tahun dengan yang diceritakan Naskah Nagarakertagama, berita Nagarakertagama 1227 Masehi, persis sama dengan tahun kematian Jenghis Khan, Sang Penakluk, Kaisar Imperium Mongol.
Edisi Pararaton ini merupakan hasil penelitian dan Kajian DR JLA Brandes (Sajarawan Belanda, ahli filologi dan linguistik), ditugaskan pemerintah Hindia Belanda untuk mempelajari budaya Asia Tenggara khususnya Indonesia, berikut catatan mengenai karya DR JLA Brandes dengan judul : “Pararaton (Ken Arok) dari het boek der Koningen van Tumapel en van Majapahit”, Batavia-s'Hage 1897, dan terjemahan Belanda dari teks karya Brandes tersebut. Terjemahan dalam bahasa Indonesia diambil dari website tetangga, dan untuk bahasa Inggris penulis masih mencari bahan.
Bagian I
Pararaton, Hoofdstuk I [1-5].
Brandes, p. 3-9. - Brandes, p. 45-52.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian I
Pararaton, Hoofdstuk I [6-10].
Brandes, p. 9-15. - Brandes, p. 52-59
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian I
Pararaton, Hoofdstuk I [11-15].
Brandes, p. 15-21. - Brandes, p. 59-55.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian II
Pararaton, Hoofdstuk II. [15-16]
Brandes, p. 21. - Brandes, p. 72.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian III
Pararaton, Hoofdstuk III .[16-17]
Brandes, p. 22-24. - Brandes, p. 73-76.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian IV
Pararaton, Hoofdstuk IV [18].
Brandes, p. 24. - Brandes, p. 77.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian V
Pararaton, Hoofdstuk V [18-19].
Brandes, p. 24-25. - Brandes, p. 78-80.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian VI
Pararaton, Hoofdstuk VI [19-24].
Brandes, p. 25-31. - Brandes, p. 84-92.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian VII
Pararaton, Hoofdstuk VII [24-25].
Brandes, p. 31-32. - Brandes, p. 123.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian VIII
Pararaton, Hoofdstuk VIII [25-27].
Brandes, p. 32-34. - Brandes, p. 125-129.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian IX
Pararaton, Hoofdstuk IX.[27-28]
Brandes, p. 34-36. - Brandes, p. 139-141.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian X
Pararaton, Hoofdstuk X [28-30].
Brandes, pp. 36-38. - Brandes, pp. 157-160.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XI
Pararaton, Hoofdstuk XI [30].
Brandes, p. 38. - Brandes, p. 175-176
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XII
Pararaton, Hoofdstuk XII [30-31].
Brandes, p. 38-39. - Brandes, p. 177-178.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XIII
Pararaton, Hoofdstuk XIII [31].
Brandes, p. 39-40. - Brandes, p. 189-190.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XIV
Pararaton, Hoofdstuk XIV [32].
Brandes, p. 40. - Brandes, p. 197.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XV
Pararaton, Hoofdstuk XV [32].
Brandes, p. 40. - Brandes, p. 199.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XVI
Pararaton, Hoofdstuk XVI [32].
Brandes, p. 40. - Brandes, p. 199.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XVII
Pararaton, Hoofdstuk XVII [32].
Brandes, p. 40. - Brandes, p. 199.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XVIII
Pararaton, Hoofdstuk XVIII [32].
Brandes, p. 40. - Brandes, p. 200.
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Bagian XIX
Pararaton, Titel.
Brandes, p. 40-41. - Brandes, p. 201
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Blogroll

About

Blogger news